Seorang perempuan memegang telpon genggam yang sangat penting memiliki sistem keamanan jaringan nirkabel

Mengenal Sistem Keamanan Jaringan Nirkabel bagi UMKM

Dewasa ini, sistem keamanan jaringan merupakan hal penting yang harus diperhatikan agar kontrol jaringan nirkabel atau wireless tidak dapat ditembus oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Di era transformasi digital, banyak pengguna internet dapat mengakses berbagai informasi melalui perangkat yang terhubung pada jaringan kabel maupun jaringan nirkabel. Tidak terkecuali bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mendapatkan banyak manfaat dari sistem pertukaran infomasi dalam jaringan.

Namun, penting bagi para pelaku UMKM yang telah merambah dunia digital untuk mengembangkan bisnisnya untuk memahami seputar keamanan jaringan nirkabel. Pasalnya, ketidakpahaman terkait perlindungan jaringan nirkabel dapat menciptakan lubang keamanan yang berpotensi berdampak buruk bagi bisnis Anda di masa depan.

Artikel ini akan membahas poin-poin sebagai berikut:

  • Pengertian sistem keamanan jaringan nirkabel
  • Jenis-jenis sistem keamanan jaringan nirkabel

Pengertian Sistem Keamanan Nirkabel

Sistem keamanan jaringan komputer merupakan perangkat yang digunakan untuk mengidentifikasi sekaligus mencegah penyusupan maupun penggunaan yang tidak sah dalam suatu jaringan komputer.

Meski memberikan banyak kemudahan, jaringan nirkabel atau dikenal juga dengan istilah wireless juga memiliki sisi kelemahannya sendiri, khususnya dalam konteks keamanan.

Jaringan nirkabel dapat diakses melewati tembok gedung, setidaknya dalam radius 300 meter hanya dengan bermodalkan laptop. Hal inilah yang membuat jaringan nirkabel sangat mudah ditembus oleh penyusup dan rentan terhadap berbagai macam gangguan jaringan seperti Spamming, DoS, Sniffers, dan banyak lagi.

Parahnya lagi, masih banyak pengguna jaringan nirkabel yang bersikap acuh terhadap sistem keamanan yang mumpuni. Padahal, banyak data dan asset penting yang dapat jatuh ke tangan yang salah jika jaringan nirkabel atau wireless Anda mudah dijebol penyusup.

Logikanya, tingkat sistem keaman jaringan nirkabel harus setara dengan tingkat sensitivitas data yang harus dilindungi di dalam perangkat yang Anda miliki.

Beberapa alasan lainnya yang menguatkan pentingnya memiliki sistem keamanan jaringan nirkabel bagi bisnis Anda yang sedang berkembang antara lain:

  1. Data penting perusahaan seperti asset sensitive dan data finansial yang terdapat di hard disk, komputer, maupun laptop Anda akan sangat berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.
  2. Koneksi internet yang Anda bayar dapat dipergunakan dengan tidak sepantasnya oleh pihak yang tidak berhak. Hal ini juga dapat mengakibatkan snowball effect yang berakhir pada kerugian yang lebih besar karena sistem keamanan yang lemah.
  3. Serangan e-mail phishing, spam dan berbagai jenis penipuan lainnya dapat menyerang Anda atau karyawan lain di kantor Anda dalam sistem keamanan yang rentan pembobolan.

Jenis-jenis sistem keamanan nirkabel

Setelah mengetahui peran penting sistem keamanan bagi jaringan wireless, langkah selanjutnya adalah memahami jenis-jenis sistem keamanan yang dapat Anda implementasikan ke dalam jaringan nirkabel perusahaan  Anda

  • Mac Filtering

Sistem keamanan Mac Filtering dapat ditemukan dengan mudah dalam router atau wireless access point. Namun, sifat dari MAC address yang mudah dirubah atau spoofing membuat sistem pengamanan ini kurang efektif bagi jaringan nirkabel.

Bahkan, mengganti MAC address atau dikenal dengan spoofing begitu mudah dilakukan hanya dengan menggunakan tools yang terdapat dalam OS Linux seperti iconfig atau dalam OS Windows seperti machange, smac, regedit.

  • Wired Equivalent Privacy (WEP)

WEP dikenal sebagai standar enkripsi dan keamanan pertama yang digunakan pada jaringan nirkabel. 

Metode pengamanan WEP dikenal juga Shared Key Authentication. Sistem enkripsi dalam WEP mengharuskan seorang administrator memasukkan kunci ke client maupun Access Point.

Kunci yang dimasukkan dari Access Point ke client harus cocok dengan yang diberikan dari client ke Access Point untuk authentikasi.. 

Access Point akan merespon dengan positif serta melakukan authentikasi client jika kunci WEP yang diberikan client telah benar. Apabila salah, client tidak akan terasosiasi dan terauthentikasi karena Access Point akan merespon dengan negatif.

  • WPA-PSK atau WPA2-PSK

WPA dikenal juga sebagai sistem keamanan yang bersifat sementara yang digunakan sebagai pengganti kunci WEP.

Terdapat dua jenis WPA, WPA personal (WPA-PSK) dan WPA-Radius. Jenis WPA yang sudah lazim dijebol adalah WPA-PSK dengan metode brute force attack yang dilakukan secara offline. 

Penjebolan tersebut akan berhasil ketika passphrase yang digunakan dalam jaringan nirkabel terdapat dalam kamus kata yang dipergunakan oleh penyusup atau hacker. Hal ini bisa terjadi karena brute force merupakan serangan dengan mencoba-coba kata-kata yang terdapat dalam suatu kamus.

Karenanya, serangan ini dapat disiasati dengan menggunakan passphrase yang cukup panjang, setidaknya mengandung satu kalimat.

Setelah mengetahui garis besar sistem keamanan jaringan nirkabel, langkah selanjutnya adalah menentukan teknologi keamanan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Namun, penting juga untuk diingat bahwa prinsip keamanan jaringan adalah untuk meminimalisir trusted components. Artinya, Anda perlu melakukan identifikasi terlebih dahulu mengenai komponen-komponen sistem mana saja yang dapat dipercaya, sehingga tidak diperlukan banyak komponen sistem untuk menjaga keamanan jaringan nirkabel perusahaan Anda.

Leave A Reply

Registration

Forgotten Password?